Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali menyelenggarakan workshop, kali ini adalah workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan Penyusunan RPS Berbasis KKNI Integratif Pascasarjana UIN Mataram. Kegiatan workshop berlangsung dua hari yaitu hari Senin dan Selasa tanggal 30 sampai 31 Mei 2022 dari pagi sampai sore, bertempat di Hotel Lombok Raya. Jl. Panca Usaha No.11, Cilinaya, Kec. Cakranegara, Kota Mataram.


Agenda workshop RPS menghadirkan 2 (dua) pemateri, yaitu pemateri pertama Dr. Dadi Setiadi, M.Sc, beliau merupakan dosen tetap pada Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram dengan bidang keahlian Biologi. Dan pemateri kedua, Dr. Zainal Arifin, M.S.I. dosen tetap Manajemen Pendidikan Islam Fakulitas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sekaligus Sekretaris umum Perkumpulan Prodi Manajemen Pendidikan Islam Indonesia (PPMPI).
Workshop ini dihadiri oleh 50 orang peserta terdiri dari sivitas akademika Pascasarjana UIN Mataram dan mitra Pascasarjana UIN Mataram dari Perguruan Tinggi Swasta yaitu Univ. Mandalika Mataram, Poltekkes Mataram, Politeknik Medica Farma Husada Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram dan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram.

Dr. Muhammad Thohri, M.Pd. selaku ketua panitia workshop dalam laporannya menyampaikan tujuan dari kegiatan workshop RPS untuk menyeragamkan format baku RPS Pascasarjana UIN Mataram. “Workshop RPS ini dalam rangka mengupdate dan meningkatkan aspek kurikulum Pascasarjana UIN Mataram khususnya masalah Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Format RPS yang telah disusun oleh prodi-prodi khususnya prodi yang di Pascasarjana UIN Mataram berbeda-beda formatnya, sehingga dengan kegiatan ini, diharapkan dosen-dosen Pascasarjana menyusun RPS sesuai format baku RPS yang akan ditetapkan Pascasarjana UIN Mataram dan inilah yang menjadi output penyelenggaraan workshop ini”, lapor ketua panitia.

Selanjutnya Direktur Pascasarjana UIN Mataram Prof. Dr, TGH. Fahrurrozi, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Dengan adanya Workshop ini, diharapkan kualitas pembelajaran khususnya dalam hal pemenuhan dokumen kurikulum yang ideal, dapat terealisasi dengan optimal di Prodi-Prodi Magister dan Doktoral Pascasarjana UIN Mataram sekaligus mempersiapkan untuk Akreditasi Prodi”, harap pak Direktur.
“Komponen-komponen dasar RPS harus terpenuhi pada format yang akan ditetapkan nantinya. Dalam motivasi agama hadirnya RPS yang seragam akan manjadi amal jariah selama matakuliah itu diampu, dari itu RPS yang dihasilkan haruslah bermutu dan aplikatif”, tambah pak Direktur.
Menutup sambutannya Prof. Dr, TGH. Fahrurrozi, MA. memohon doa karena tahun ini mendapat amanah sebagai pembimbing Hajji dari Kementrian Agama RI dan hari ini sampai tanggal 3 Juni 2022 masuk karantina Bimbingan Teknis PPIH Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Lombok di Asrama Hajji Loang Balok. Dan beliau akan bertugas mengurus jamaah hajji mulai tanggal 19 Juni 2022 hingga prosesi hajji tahun ini selesai.

Selanjutnya sambutan sekaligus membuka acara workshop oleh Rektor UIN Mataram yang diwakilkan oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag. Dalam sambutannya WR II menyampaikan apresiasi atas kinerja Pascasarjana UIN Mataram selama ini terutama terhadap progres penyelesaian program-program teriwulan yang dapat diselesaikan dengan baik sesuai target oleh pascasarjana sehingga daya serap anggaran dapat optimal sebagaimana kegiatan workshop yang dilakukan pascasarjana selama ini termasuk workshop RPS ini. “Saya mendapatkan laporan tentang program triwulan baik pertama dan kedua Pascasarjana dapat merealisasikannya dengan baik dan sesuai target. Dengan informasi baik ini saya berharap dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Ini sejalan dengan motivasi kerja Rektorat yang berupaya agar agenda-agenda universitas dapat dilaksanakan secara in line, bersama-sama, tujuan yang sama, target yang sama dan arah yang sama untuk kemajuan UIN Mataram”, jelas pak WR II.
“Sejalan dengan itu juga peninggkatan kapasitas SDM menjadi prioritas kita bersama di UIN Mataram, saat ini kita bergerak cepat mendukung percepatan guru besar salah satu indikatornya adalah kesesuaian keilmuan yang dimiliki dengan tugas-tugas tridharma perguruan tinggi yang dilaksnakan sehingga kita melakukan rehomebase dosen untuk kesesuaian keilmuan dan tugas akdemik agar saat pengusulan guru besar tidak mengalami kendala. Usaha tersebut akan berdampak baik untuk peningkatan SDM di UIN Mataram, terbukti baru-baru ini saya mendapatkan informasi dari Kemenag RI bahwa saat ini lahir dua guru besar (professor) baru di UIN Mataram yaitu Prof. Dr. TGH. Lalu Supriadi Bin Mujib, MA sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Hukum Islam kebetuan juga menjabat sebagai Kaprodi S2 Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Matam. Dan Prof. Dr. TGH. Udin, M.Ag., sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Dakwah saat ini jug menjabat sebagai Ketua Senat UIN Mataram,” tambah WR II.

Setelah WR II membuka kegiatan workshop, selanjutnya narasaumber pertama untuk hari pertama Dr. Dadi Setiadi, M.Sc. menyampaikan materi tentang Orientasi Kuirkulum Perguruan Tinggi dengan dipandu oleh moderator Dr. Muhamad Fakhri, M.Pd. (Kaprodi S2 KPI). Pada kegiatan ini pemateri memaparkan orientasi peninjauan dan pengembangan kurikulum, landasan pengemangan kurikulum, Kurikulum KKNI, kurikulum berbasis Prodi S2 KKNI level 8 dan S3 KKNI level 9, hingga cara, metode dalam penyusunan RPS.
Hari pertama ini (30/5/22) pemateri menyampaikan secara teknis langkah-langkah dalam menentukan profil lulusan bagi Prodi yang disesuaikan dengan visi dan misi setiap Prodi yang mengacu dari visi misi universitas. Selain itu, acuan perundangan dalam menyusun profil lulusan, bahan kajian, sampai dengan pembentukan mata kuliah dibahas secara bertahap sebelum para dosen diberikan tugas latihan untuk menyusun RPS.



Terlihat antusias dari dosen menerima materi untuk dapat menyusun RPS format terbaru sehingga bisa digunakan pada pelaksanaan semester akademik yang akan datang. Antusias dosen terlihat dari banyak yang bertanya kepada narasumber seperti Dr. Dedi Wahyudin, MA Kaprodi S2 PBA menanyakan tentang konsistensi pengembangan kurikulum berdasrkan kebutuhan bukan berdasarkan pesanan atau tuntutan birokrasi semata karena seringkali beruabah tanpa naskah akademik yang kuat, Dr. Rendra Khaldun, M.Ag dosen S2 HKI juga ikut menanyakan tentang inovasi kurikulum yang terkadang dihambat oleh sistem yang kaku dan beberapa peserta ikut mempertajam materi diskusi dengan berbagai masukan dan terjadi interaksi yang aktif antara pemateri dan peserta hingga pada penyusunan RPS oleh dosen-dosen sampai sore.
Hari kedua (31/5/22) materi workshop RPS diisi oleh Dr. Zainal Arifin, M.S.I. dan didampingi oleh moderator Dr. Ribahan, M.Pd Sekprodi S2 PAI. Pemateri kedua ini mereview RPS setiap Prodi-Prodi di Pascasarjana UIN Mataram mulai dari review RPS Prodi S2 Manajemen Pendidikan Islam, RPS Prodi S2 Hukum Keluarga Islam, RPS Prodi S2 Komunikasi Penyiaran Islam, RPS S2 Prodi Pendidikan Agama Islam, RPS S3 Prodi Pendidikan Agama Islam, RPS S2 Prodi Ekonomi Syariah, dan RPS S2 Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Setelah semua prodi melakuakan review selanjutnya penyusunan dan evaluasi RPS setiap Prodi. Di hari kedua ini para peserta terlihat aktif menyusun RPS sesuai arahan dari pemateri hingga masing-masing prodi mempresentasikan hasil RPS yang disusun. Dari materi kedua di hari kedua ini terhasil kiat-kiat dan langkah dalam menyusun RPS bagi para dosen dengan format RPS yang berorientasi pada problem based dan team based project.


Kegiatan Workshop pun diakhiri dengan sesi penutup yang disampaikan Prof. Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D. selaku Wakil Direktur Pascasarjana UIN Mataram. “Dengan telah dilaksanakannya Workshop ini, diharapkan kualitas pembelajaran khususnya dalam hal pemenuhan dokumen kurikulum yang ideal, dapat terealisasi dengan optimal di masing-masing Prodi di Pascasarjana UIN Mataram. RPS yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dan memberikan ciri khusus bagi semua lulusan Program Studi di Pascasarjana UIN Mataram dan sekaligus secara administratif mempersiapkan untuk Akreditasi mendatang” tutup pak Wadir.