Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag. di awal tahun baru memberikan semangat baru kepada para Dekan, Direktur, Wakil Dekan, beserta para ketua dan sekretaris jurusan/prodi untuk terus berupaya membawa kampus Horizon Ilmu ini meraih peringkat Akreditasi Perguruan Tinggi yang Unggul.
Salah satu cara yang dilakukan kali ini Rektor UIN Mataram melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Mataram menyelenggarakan kegiatan penguatan Akreditasi Program Studi dan Akreditasi Perguruan Tinggi UIN Mataram di Ballroom hotel Lombok Raya Mataram, 15-16 Januari 2024.


Workshop ini diikuti oleh unsur Pimpinan Univerisitas, Pimpinan Fakultas, Pimpinan Pascasarjana, para Asesor internal UIN Mataram, Para Kajur/Kaprodi dan Sekjur/Sekprodi, Unsur Tim Borang, Tim Dosen di setiap Prodi yang ada di UIN Mataram.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag saat memberikan sambutan menegaskan bahwa penguatan Program Studi (Prodi) sebagai landasan bagi kita untuk melakukan akselerasi. Sehingga tahun 2024 ini, Rektor berharap semua prodi di UIN Mataram minimal meraih akreditasi Baik Sekali.
“Kemarin tim Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) UIN Mataram melakukan pemetaan dan terget terutama mendongkrak Prodi dengan peringkat C atau B menjadi akreditasi Unggul atau setidaknya Baik Sekali. Dari itu kami akan memfasilitasi Prodi untuk mencapai tujuan tersebut” jelas Pak Rektor.
Keseriusan Pak Rektor menuju UIN Mataram yang terakreditasi Unggul sudah dimulai tampak dengan diraihnya beberapa Prodi yang terakreditasi Unggul yaitu Sarjana Pendidikan Agama Islam (S1-PAI), Sarjana Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1-PGMI), Sarjana Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1-PIAUD), Magister Hukum Keluarga Islam (S2-HKI) dan Magister Pendidikan Agama Islam (S2-PAI).

Kegiatan ini menghadirkan langsung narasumber terbaik dalam menyampaikan materi dari para petinggi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) dan Assesor BAN PT dan LAM Dik yang dari UIN Mataram. Yaitu Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T. merupakan Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. H. Muchlas Samani, M.Pd. sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus LAM-Dik, Prof. Ir. H. Mansur Maksum, Ph.D., Dewan Pengurus LAM-Ptkes, Prof. Dr. Winengan, M.Si. ketua LPM UIN Mataram dan para assesor UIN Mataram Dr. H. Abdul Quddus, M.A., Dr. Fathurrahman, M.Ag., Dr. Saparudin, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Atun Wardatun, M.A., dan Dr. Emawati, M.Ag.

Kehadiran para narasumber tersebut untuk memberikan pengayaan pengetahuan dan Penguatan Akreditasi Program Studi dan Akreditasi Perguruan Tinggi dalam rangka peningkatkan peringkat AIPT UIN Mataran menjadi unggul. Prof. Dr. Slamet Wahyudi selaku Sekretaris Dewan Eksekutif BAN-PT sebagai pemateri pertama menyampaikan Kebijakan Akreditasi Prodi dan Perguruan Tinggi Sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023. Dimulai dengan menjelaskan Milestone Proses Akreditasi, Kewajiban Akreditasi PT dan PS, Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan Instrumen Akreditasi.
Selain Prof Slamet, Prof Muchlas Samani, sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus LAM-Dik turut memberikan materi tentang Kebijakan dan Mekanisme Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAM-Dik) dan berbagi pengalaman yang dapat membantu meningkatkan akreditasi prodi.
Prof Muchlas Samani menjelaskan The OBE Framework sebagai model akreditasi yang menitikberatkan pada luaran hasil pendidikan dan Outcome-Based Accreditation (OBA) sebagai proses yang melibatkan restrukturisasi kurikulum, penilaian dan praktik pelaporan dalam pendidikan untuk mencerminkan pencapaian pembelajaran dan penguasaan tingkat tinggi daripada akumulasi kredit mata kuliah.
Prof Muchlas Samani juga membedah sembilan kriteria instrument akreditasi, menjelaskan proses akreditasi di LAMDik dan dari segi penjaminan mutu, beliau memaparkan bagaimana meningkatkan mutu prodi untuk mencapai akreditas A, salah satu strateginya adalah digitalisasi bukti fisik data dan dokumen sehingga answer by click itu yang akan membuat assessor tidak banyak Tanya lagi.

Selanjutnya Coaching Clinic Akreditasi Program Studi dan Akreditasi Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Prof. Ir. H. Mansur Maksum, Ph.D dengan didampingi oleh Wakil Rektor 1 Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag dan Asesor internal UIN Mataram. Menurut Prof. Mansur Maksum yang pertama kali didorong unggul adalah Prodi untuk memudahkan APT mendapatkan unggul dan itu harus dipersiakan satu tahun. Materi yang beliau sampaikan sharing dari berbagi pengalaman beliau dalam keterlibatannya menjalani program akreditasi sebagai Dewan Eksekutif BAN-PT, Dewan Pengurus LAM-Ptkes, Asessor, Rektor UNRAM dan Senat UNRAM.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor 1 secara langsung memandu diskusi penetapan prodi yang harus submit borang melakukan reakreditasi menuju unggul untuk mendongkrak peningkatan APT UIN Mataram menjadi unggul. Disampin itu, para Asesor internal UIN Mataram berdasarkan pengalaman masing-masing memberikan pengayaan pemahaman kepada para peserta. Seperti Dr. H. Abdul Quddus, M.A. sebagai assessor BAN-PT yang banyak mendapingi prodi-prodi di UIN Mataram meberikan pemahaman kepada semua peserta, sehingga dapat meningkatkan kualitas borang yang teraktual sesuai dengan kriteria dan matriks indikator akreditasi, serta dapat tersedia borang akreditasi yang layak submit. Demikian juga assessor lainnya seperti Dr. Fathurrahman Muktar, M.Ag ., Dr. Saparudin, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Atun Wardatun, M.A, dan Dr. Emawati, M.Ag. saling memperkuat materi yang disampaikan sehingga peserta menjadi lebih memahami penjabaran tugasnya masing-masing dan strategi dalam penyusunan borang yang ideal untuk mencapai unggul.
Kegiatan workshop ini pun mendapat tanggapan yang sangat baik dari seluruh peserta, dengan jumlah peserta yang menghadiri kegiatan ini 127 peserta. Para peserta menyampaikan bahwa workshop sangat bermanfaat karena para peserta benar-benar mendapatkan gambaran bagaimana para prodi ini menuju unggul dan dilengkapi dengan best practice dari para Asesor internal UIN Mataram, dengan memaparkan trik and tips bagaimana penulisan instrument 9 kriteria ke dalam LKPS dan LED.
Adapun tindak lanjut dari kegiatan ini adalah: Pemetaan skema akreditasi, Sosialisasi-sosialisasi, Pemetaan skoring existing, Pemenuhan kegiatan agar nilai 4 untuk butir-butir yang belum maksimal, Penyiapan dokumen pendukung, Penulisan LKPS dan LED, Review Borang dan Upload instrumen ke BAN PT atau LAM.