Hari Kamis, tanggal 10 Agustus 2023. Direktur Pascasarjana UIN Mataram didampingi oleh Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam [MPI] Dr. Muhammad Thohri. MPd] melakukan pembinaan dan pengabdian masyarakat di Zawiyah Nur Muhammady dan Raudhah Ahmady berlokasi di Kampung Teluk Dalam, Bukit Pinang, Kepala Batas, Alor Setar, Kedah Darul Aman, Kedah Malaysia.


Pesantren [Zawiyah] Nur Muhammady dan Nur Ahmady ini dipimpin oleh Tu’ Guru Cik Ust.Haji Abdul Aziz. Salah seorang tokoh yang berpengaruh di daerah tersebut.
Direktur Pascasarjana UIN Mataram dalam melakukan. pembinaan kelembagaan ini diikuri oleh Santri dan beberapa pengasuhnya antara lain;
Ust. Muqri, Ust. Hakimi, Ust. Saleh, Ust. Mas’an dan Ust. Al-habib Nasuha al_Idrus alumni yang merupakan penduduk asli Malaysia. di mana para alumni ini berkhidmat di Zawiyah Nuur Muhammady,
Raudhah Ahmady, tempatnya di
Kampung Teluk Dalam,
Bukit Pinang, Kepala Batas, Alor Setar, Kedah Darul Aman. Daerah utara Malaysia. Ada dua lagi binaan Direktur Pascasarjana UIN Mataram yang dilanjutkan dan dikembangkan oleh Enam Usatiz yang merupakan Alumni MDQH di wilayah Kedah yakni Mahad Tahfizul Quran Baitul Mustafa dan Pondok Darussajidin.



Dalam kesempatan itu, Pimpinan Zawiyah Nur Muhammady menyambut kedatangan Direktur Pascasarjana dan Kaprodi MPI dengan sambutan yang hangat di tempat kerja beliau. Cik Tuan Guru Abdul Aziz memberikan sambutan sekaligus mempersilakan Direktur Pascasarjana untuk memberikan materi pembekalan kepada para asatiz dan santri Zawiyah Nur Muhammady.
Direktur menyampaikan empat materi pengabdian :
Pertama tentang manajemen Pondok Pesantrean: Inspirasi dari Pesantren di Indonesia.
Kedua: Metode Tahfizh al-Quran yang menjadi fokus dari Zawiyah Nuur Muhammady.
Ketiga: Metode Kajian Kitab Kuning yang menjadi alas utama memahami teks teks klasik berupa Fiqh, Akhlak dan Dirasah islamiyah lainnya.
Keempat: Metode Cepat Muhadatsah Bahasa Arab.
Materi pengabdian ini sangat diatensi oleh pimpinan Zawiyah dan seluruh peserta didik.
Lebih lanjut Kaprodi MPI menyampaikan materi pengabdiannya terkait tentang Kurikulum Kepesantrenan dan kelembagaan. Kaprodi MPI menjelaskan secara detail bahwa kemajuan sebuah lembaga terletak pada kurikulum dan manejemen kelembagaan. Dr. M. Thohri membimbing secara langsung para asatiz dalam menyusun kurikulum yang adaptif dengan situasi dan kondisi masyarakat.
Pengabdian Internasioanal ini menjadi starting point bagi Zawiyah Nur Muhammady di bawah asuhan Tu’ Guru Cik Haji Abdul Aziz di mana secara progesif menyambut baik kegiatan ini dan akan terus belajar tentang tata kelola kelembagaan yang maju dan progesif. Dan Pimpinan Zawiyah dalam waktu dekat akan datang berkunjung ke Pascasarjana UIN Mataram untuk dapat belajar lebih banyak tentang tata kelola pendidikan agama Islam, manajemen pendidikan Islam, ekonomy syariah, Pendidikan Bahasa Arab, Komunikasi Penyiaran Islam, Hukum Keluarga Islam terlebih tentang Manajemen kepesantrenan yang menjadi keunggulan di Lombok dan di Indonesia secara umum.
