Pada tahun 2022 Pascasarjana UIN Mataram telah mensubmit dokumen Borang pengajuan Program Studi Baru Magister Studi Islam (SI) melalui aplikasi online Dirjen Pendis Kemenag RI. Setelah dokumen tersebut dinyatakan lengkap dan diterima, kini Pascasarjana UIN Mataram bersama 36 Pascasarjana PTKIN/PTKIS lainnya mendapat kesempatan untuk melakukan presentasi dalam rangka mendapat Izin Prodi Baru S2 SI ini.


Hal ini sekaligus memenuhi undangan dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI dalam kegiatan Refreshment Assesor dengan agenda Penilaian (Validasi) Program Studi PTKI dan Presentasi Usulan Program Studi Jenjang Pasca Sarjana yang berlangsung dari hari Rabu s/d Jum’at, 18 – 20 Oktober 2023.
Presentasi dilaksanakan pada hari ini (Kamis, 19-10-202) di Merumatta Senggigi Lombok di hadapan dua assessor yaitu Prof. Dr. Syamsun Niam dari UIN Tulungagung dan Prof. Dr. Ali Mudhofir dari UIN Surabaya didampingi oleh Validator LAMDIK dan Validator LAMEMBA. Presentasi dari Pascasarjana UIN Mataram dihadiri oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA., Ketua LPM Prof. Dr. Winengan, M.Si., perwakilan team penyusunan borang Dr. Abdullah Fuadi, MA., dan Dr. Lalu Muhammad Nurul Wathoni, M.Pd.I.
Saat persiapan sebelum melakukan presentasi, Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan bahwa dalam pengusulan Program Studi Baru Magister Studi Islam (SI) ini kita sudah penuhi syarat minimum akreditasi berdasarkan tuntutan instrumen dan regulasi yang berlaku. Sekarang ikhtiar terakhir kita untuk mempertahankan borang dihadapan para assessor dan validator sehingga izin dapat keluar secepatnya.
Pada kesempatan ini presentasi disampaikan oleh Dr. Abdullah Fuadi, MA., dengan didampingi langsung oleh team Pascasarjana yang hadir. Presentasi dan diskusi dilakukan dalam waktu kurang lebih 30 menit dengan menyampaikan beberapa hal terkait Pengajuan Prodi S2 SI ini yaitu terkait Visi Misi, Kurikulum, Distingsi Prodi baru, profil lulusan, Capaian pembelajaran Lulusan, Sebaran Mata Kuliah, Ketersediaan tenaga pengajar dan tenaga kependidikan, sarana prasaranan, SPMI, AMI, ketersedian dana yang direncanakan, peluang calon mahasiswa dan beberapa hal lain terkait proposal yang telah diajukan.
Dalam sesi diskusi bersama assessor hal yang ditanyakan pertama kali tentang akreditasi UIN Mataram dan Akreditasi Program S1 di lingkungan UIN Mataram. Kemudain assessor memberikan pertanyaan kaitan tentang borang berupa konfirmasi dan klarifikasi. Pertanyaan demi pertanyaan dijawab dengan lugas oleh team Pasacasarjana UIN Mataram.
Untuk menghadirkan Program Magister Studi Islam, Pascasarjana UIN Mataram telah menyiapkan 6 calon dosen tetap dengan kualifikasi 3 guru besar yaitu Prof. Dr. H. Jamaluddin. M.A., Prof. Dr. H. Abdul Wahid, M.Ag., Prof. Dr. H. Lalu Supriadi Bin Mujib, M.A. dan 3 Doktor Lektor Kepala Dr. Abdul Quddus, M.A., Dr. Fathurrahman Muhtar, M.Ag., dan Dr. Dedy Wahyudin, M.A. Tidak lupa pula sarana dan prasarana juga sangat mendukung dalam terbentuknya program Magister tersebut.


Setelah selesainya presentasi dan diskusi, Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA., selaku Direktur Pascasarjana UIN Mataram berharap presentasi ini membawa hasil yang baik dan Izin prodi baru yaitu S2 SI segera diterbitkan, sehingga S2 Pascasarjana UIN Mataram bisa segera melaksanakan perkuliahan khususnya jurusan S2 SI ini. Hal ini tentu akan menambah kekuatan UIN Mataram sebagai pusat keilmuan Keislaman di Bali Nusra, sesuai dengan hasil rumusan distingsi S2 Studi Islam yaitu eskpresi keberagamaan Islam lokal berbasis moderasi beragama.
Tim Pengusul Program Magister Studi Islam Pascasarjana UIN Mataram bersyukur kepada Allah SWT dan berterimakasih kepada assessor dan panitia karena diberikan kelancaran dalam terlaksananya presentasi Izin Program Baru yaitu Program Magister Studi Islam.