Mataram, 20 November 2025 – Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Assaddiyah Sigar Penjalin, Lombok Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi dan metode pembelajaran inovatif dalam pengajaran Bahasa Arab bagi santri di pesantren tersebut.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan persiapan dan pengarahan kepada pengurus pesantren mengenai implementasi aplikasi desain grafis Canva dan metode bernyanyi dalam pembelajaran Bahasa Arab. Dalam pengarahan ini, para pengurus pesantren diajak untuk memahami manfaat penggunaan teknologi dalam mengembangkan materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.

Pada pukul 09.00 WIB, sesi pengenalan aplikasi Canva dimulai. Para peserta diberikan pelatihan tentang cara membuat materi pembelajaran visual menggunakan kosakata Bahasa Arab. Dengan menggunakan Canva, peserta diajarkan untuk merancang materi pembelajaran yang menarik, seperti poster, infografis, dan video pembelajaran yang dapat membantu santri memahami Bahasa Arab dengan cara yang lebih menyenangkan.

Kemudian, pada pukul 11.00 WIB, sesi pengenalan metode bernyanyi dalam pengajaran Bahasa Arab dimulai. Metode ini bertujuan untuk memperkenalkan kosakata dasar Bahasa Arab melalui lagu-lagu yang mudah diingat. Dengan metode bernyanyi, diharapkan santri dapat lebih mudah mengingat dan mempelajari kosakata Bahasa Arab yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah sesi-sesi materi yang padat, peserta diberi waktu istirahat dan makan siang pada pukul 12.30 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang efektivitas penggunaan aplikasi Canva dan metode bernyanyi dalam meningkatkan motivasi belajar santri pada pukul 13.30 WIB. Diskusi ini dipimpin oleh pembicara-pembicara yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. H. Abdul Azis, M.Pd.I, (Dosen Prodi S2 Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN Mataram), Rody Almuzayyin, dan Ade Irmawan (Mahasiswa UIN Mataram) Mereka membahas bagaimana teknologi dan metode kreatif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi santri untuk belajar Bahasa Arab.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan penutupan dan evaluasi pada pukul 15.00 WIB. Pimpinan Ponpes Assaddiyah, Ustadz Miftahudin, M.Pd.I, dan Kepala Madrasah Lalu Fahrul Azmi, S.Pd, turut hadir bersama dengan 95 santri dan 5 guru Bahasa Arab dalam kegiatan ini. Moderator acara, Ust. Kariawan, S.Pd.I, juga memandu jalannya acara dengan lancar.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran Bahasa Arab di Ponpes Assaddiyah, serta memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi dan metode kreatif dapat diterapkan dalam dunia pendidikan pesantren.