Senin, 21 Agustus 2023, Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A., menerima tamu dari Pascasarjana UIN Walisongo Semarang dalam rangka “Benchmarking Good Postgraduate Good Postgraduate Governance Pascasarjana UIN Walisongo Semarang di Pascasarjana UIN Mataram”.


Di awal acara, Direktur menyampaikan selamat datang kepada rombongan pascasarjana UIN Walisongo. Kemudian memperkenalkan satu demi satu para Kaprodi, Sekprodi, BPP, dan tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana UIN Mataram.
Direktur kemudian menyampaikan profil Pascasarjana secara ringkas. Jumlah alumni sudah sekitar 1000 lulusan. Status akreditasi Prodi-Prodi di Pasca sedang berjibaku menyusun borang 5 Prodi untuk target unggul. Jurnal baru 1 yang terindeks scopus, yaitu Jurnal Ulumuna.
Pascasarjana tahun ini juga mendapat berkah sebagai peserta Program Double Degree kerjasama dengan Universitas Utara Malaysia bersama 4 PTKIN di Indoesia: UIN Bandung, UIN Surabaya, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dan UIN Palembang. “Kami juga baru pulang dari UUM Malaysia dalam lawatan penelitian dan pengabdian internasional”, ujar Prof. Fahrurrozi.
Direktur Pascasarjana UIN Mataram juga menyampaikan beberapa bidang yang dapat dikerjasamakan dengan Pascasarjana UIN Walisongo, seperti join research, penulisan bersama di jurnal internasional.
Gayung bersambut, Direktur Pascasarjana UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Abdul Gafur, M.Ag, menyampaikan terima kasih sudah diterima dengan baik oleh keluarga besar Pascasarjana UIN Mataram. Beliau memperkenalkan rombongannya, yaitu: wakil direktur, Kaprodi S3 Studi Islam, Kaprodi S2 Ilmu Agama Islam, Sekprodi S3 SI, Sekprodi S2 IAI, Kasubag Akademik, bendahara, dan tenaga kependidikan. “Kami bersama rombongan kecil, karena prodi-prodi S2 yang linier, di UIN Walisongo dikelola oleh fakultas masing-masing”, kata Prof. Gafur.
Salah satu tantangan Pascasarjana UIN Walisongo, kata Prof, Gafur, adalah banyaknya perguruan tinggi sejenis yang berdekatan dengan market yang sama. Ada UIN Purwokerto, UIN Kudus, UIN Surakarta, dan UIN Pekalongan. ‘Kami melihat UIN Mataram berkembang pesat. Jumlah guru besarnya bertambah pesat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, kami ingin belajar bagaimana membagun manajemen kekeluargaan sehingga yang terbentuk bukan superman tapi super team”, ujar Prof. Gafur.


Wakil Direktur Pascasarjana UIN Walisongo, Dr. H. Muhyar Fanani, M.Ag,, menambahkan kondisi, capaian dan dinamika terkini Pascasarjana UIN Walisongo Semarang seperti kerjasama dengan Universitas Wina Austria dan lain-lain. Beliau berharap ke depan, ada kerjasama konkrit yang dapat diwujudkan dengan Pascasarjana UIN Mataram.
Setelah diskusi yang berlangsung gayeng dan konstruktif, kedua pihak berkomitmen untuk meneruskan komunikasi untuk membahas detil kerjasama konkrit joint research dan penulisan bersama artikel jurnal internasional. Acara dipungkasi dengan tukar menukar cendera mata oleh kedua Direktur. (dw).