Kriteria akreditasi adalah patokan akreditasi yang mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi. Akreditasi menilai pemenuhan (compliance) dan kinerja (performance) program studi dan unit pengelolanya. Berangkat dari hal tersebut Pascasarjana UIN Mataram menggelar workshop akreditasi program studi kriteria 2 (dua) yaitu Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, pada Rabu (14/09/2022).
Bertempat di Ruang Sidang Direktur Pascasarjana UIN Mataram, acara menghadirkan dua narasumber yaitu dari assessor BAN-PT Dr. H. Abdul Quddus, M.A, beliau merupakan dosen tetap pada pascasarjana Program Studi Magister PAI Pascasarjana UIN Mataram dan dari Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Mataram Dr. H. M. Zaidi Abdad. MAg.
Workshop ini dihadiri oleh 30 peserta undangan dari prodi, sekprodi, dosen, tendik dan mahasiswa perwakilan masing-masing prodi yang ada di Pascasarjana UIN Mataram. Acara dihadiri juga oleh Bapak Rektor Prof. Dr. TGH. Masnun, M.Ag., Bapak Direktur Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A dan Bapak Wakil Direktur UIN Mataram Prof. Mohamad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D.
Dr. Muhammad Fahkri, M.Pd. selaku ketua panitia workshop dalam laporannya menyampaikan tujuan dari kegiatan workshop ada dua yaitu tujuan normative dan praktis. Menurut ketua panitia bahwa “secara normative Tujuan acara ini untuk suksesnya UIN Mataram sebagai perguruan tinggi yang memiliki tata kelola yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang memenuhi standar nasional pendidikan tinggi. Sedangkan tujuan praktisnya untuk terhasilnya dokumen LKPS dan LED. Yaitu mengisi Excell LKPS terlebih dahulu selanjutnya ke LED, menyusun LED dengan bukti pendukung sesuai dengan LKPS. Kami berharap dari kegiatan ini kita bisa menghasilkan dokumen, finalisasi keriteria LED khususnya kriteria 2 (dua) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama,” ungkapnya.
Selanjutnya Direktur Pascasarjana UIN Mataram Prof. Dr, TGH. Fahrurrozi, MA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “suatu institusi pendidikan diharapkan memiliki suatu standar pengelolaan yang baik berkaitan dengan tata kelola institusi secara umum dan program studi secara khusus. Hal ini juga berlaku pada tata kelola institusi di UIN Mataram. Untuk melaksanakan tata kelola institusi dan program studi secara maksimal maka agenda Workshop yang dilaksanakan Pascasarjana UIN Mataram ini sangat penting diikuti karena terkait langsung dengan implemetasi Tata Kelola Perguruan Tinggi yang berkualitas,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama Rektor UIN Mataram Bapak Prof. Dr. TGH. Masnun, M.Ag. mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Mataram, dan memberikan ucapan terimakasih kepada narasumber. “Kami apresiasi atas pelaksanaan workshop ini dan mengucapkan terima kasih kepada pemateri yang bersedia menjadi narasumber pada workshop ini. Secara bersama-sama kita maksimal mengimplementasikan materi pada workshop ini demi meningkatkan kualitas UIN Mataram menuju unggul,” ujarnya.
Materi workshop dimulai dari narasumber pertama Dr. H. Abdul Quddus, M.A. Selaku narasumber menyampaikan bahwa Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sendiri saat ini menetapkan fokus penilaian ke dalam kriteria yang mencakup komitmen perguruan tinggi melalui unit pengelola program studi terhadap kapasitas dan keefektifan pendidikan yang terdiri atas 9 (sembilan) kriteria diantaranya Visi, Misi, Tujuan dan Strategi; Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama; Mahasiswa; Sumber Daya Manusia; Keuangan, Sarana dan Prasarana; Pendidikan; Penelitian; Pengabdian kepada Masyarakat serta Luaran dan Capaian Tridharma.
Lanjut Pak Dr. Quddus, untuk pengelola prodi harus mulai menyiapkan dan memperhatikan argumentasi pemilihan struktur organisasi dan mekanisme tata kelola. “Kami harap tata pamong merujuk pada struktur organisasi, mekanisme, dan proses bagaimana UPPS dan program studi yang diakreditasi dikendalikan dan diarahkan untuk mencapai visinya. Selain itu, tatapamong juga harus mengimplementasikan manajemen risiko untuk menjamin keberlangsungan UPPS dan program studi yang diakreditasi. Dan pada bagian ini harus dideskripsikan perwujudan tata pamong yang baik (good governance), sistem pengelolaan, sistem penjaminan mutu, dan kerjasama di UPPS dan program studi yang diakreditasi,” paparnya.
Pada kesempatan ini, seluruh peserta aktif dalam menerima materi terkait Tata Pamong dan Tata Kelola Perguruan Tinggi terlihat dari pertanyaan yang diberikan atas paparan dari narasumber.
Selanjutnya Dr. H. M. Zaidi Abdad. MAg. Selaku narasumber kedua memberikan materi dilanjutkan dengan kisi kisi borang dan evaluasi diri oleh Dr. H. Abdul Quddus, M.A., setelah itu para peserta dibagi kelompok klinik yang didampingi langsung oleh dua pemateri, setiap kelompok klinik ini akan membahas borang masing masing program studi dan klinik lain bahas evaluasi diri untuk masing masing program studi di klinik ini akan dibahas tuntas berbagai permasalahan yang dihadapi dan kedua pemateri melakukan pendampingan khusus ke masing masing kelompok klinik tersebut.
Dalam kegiatan ini para Kaprodi dan Sekprodi terlibat langsung dalam pengisian LKPS dan LED khususnya pada kriteria 2 (dua) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama. Secara bergiliran Prodi-prodi di lingkungan Pascasaarjana UIN Mataram menampilkan isian borang, dimulai dari Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI), Prodi Magister Pendidikan Bahasa Arab (S2 PBA), Prodi Magister Manajamen Pendidikan Islam (S2 MPI), Prodi Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2 KPI), Prodi Magister Hukum Keluarga Islam (S2 HKI), Prodi Magister Ekonomi Syariah (S2 ES), Prodi Magister Ilmu Al-Qura’n dan Tafsir (S2 IQT), Prodi Doktoral Pendidikan Agama Islam (S3 PAI) dan dan Prodi Doktoral Hukum Keluarga Islam (S3 HKI)