Writing and Publication Centre (WPC) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melaksanakan kegiatan penguatan dan keterlibatan alumni bertema “Bagaimana mengubah tesis/disertasi menjadi buku”, pada hari Rabu 20 Juli 2022, bertempat di Kampus 1 UIN Mataram. Kegiatan dimaksudkan untuk mendorong mahasiswa/alumni untuk meningkatkan publikasi ilmiah.

Karya ilmiah hasil riset baik tesis dan disertasi semestinya tidak lagi hanya sebatas menjadi dokumen dan arsip akademik yang dipajang di rak perpustakaan atau kampus, akan tetapi karya ilmiah yang terbit dalam bentuk artikel jurnal maupun buku. Inilah yang hendak digagas oleh Pascasarjana lewat kegiatan WPC.
Disamping, kegiatan juga dimaksudkan untuk memperkuat relasi akademik alumni dengan almamter. Dalam kegiatan tersebut, peserta terdiri dari fresh graduate baik program master maupun doktor. Karena ini baru pertama dilakukan, peserta alumni master dibatasi masing-masing dua orang tiap prodi, yaitu yang memperoleh gelar cumlaude dan tesis terbaik. Sementara peserta alumni program doktor tidak dibatasi mengingat jumlah mereka lebih sedikit dibanding alumni program magister.
Narasumber kegiatan adalah Dr. Bianca Smith, alumni Monash University, Australia. Dr. Smith memiliki track record riset dan publikasi ilmiah yang bagus. Selain itu, dia telah melakukan penelitian tentang Islam Indonesia, termasuk Lombok, sejak beberapa tahun terakhir. Beberapa artikelnya tentang Islam, jender, sufism terbit jurnal internasional bereputasi maupun book chapter. Kegiatan dibuka oleh Plt Direktur Prof. Mohamad Abdun Nasir, sekaligus bertindak sebagai pemandu diskusi.
Dalam pemaparannya, Dr. Smith memberikan general rules atau procedure untuk mengubah tesis/disertasi menjadi buku. Dalam format buku, ada beberapa bagian tesis/disertasi yang perlu dirampingkan atau disederhanakan, termasuk metode, teori, literature review. Tiap bab idialnya mengandung data dan analisis dan kesimpulan yang memperkuat argumen besar/utama peneliti.
Pemateri juga mewanti-wanti agar mencari penerbit bereputasi yang menerapkan review naskah yang masuk. Termasuk di dalamnya penulis mengajukan proposal untuk rencana buku yang akan diajukan untuk terbit. Sebab, ada penerbit yang kurang ketat dalam seleksi naskah sehingga hasilnya kurang bagus.
Meskipun ada beberapa pertanyaan, namun kegiatan tidak cukup waktu untuk membahas tiap tesis/disertasi, akan tetapi materi yang disampaikan cukup mencerahkan. Termasuk isu ethic clearance sebelum mengumpulkan data, dimana ada perbedaan yang mendasar antara perguruan tinggi di Barat, yang begitu ketat dalam research protocol, dengan di Indonesia, yang cenderung longgar meskipun subyek penelitian adalah manusia. Untuk hasil yang maksimal, perlu dilakukan pendampingan perseorangan dan kegiatan bimbingan yang intensif.
Sebagai tindak lanjut, WPC akan mengagendakan kegiatan serupa dan pendampingan yang lebih intensif agar menghasilkan publikasi ilmiah artikel atau buku yang berkualitas dari tesis maupun disertasi.