Perkuat Ukhuwah Kolaborasiyah, Pascasarjana UIN Mataram Gelar Temu Alumni dan Kukuhkan Pengurus IKAPAS Priode 2025-2029

Pascasarjana UIN Mataram resmi menggelar temu alumni dan pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Pascasarjana (IKAPAS) UIN Mataram pada hari Selasa (11/11) di Aula Pendopo Walikota Mataram. Acara ini menjadi momentum bersejarah dalam mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kiprah alumni pascasarjana UIN Mataram di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim, MA., Wakil Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Saparudin, M.Ag., Wakil Wali Kota Mataram sekaligus Ketua IKAPAS terpilih TGH Mujiburrahman, M.Pd, Ketua Baznas NTB Dr. Lalu Muhammad Iqbal, MA sekaligus sekretaris IKAPAS, para Kaprodi dan Sekprodi, tendik, para tokoh dari alumni berbagai angkatan dan alumni yang baru diwisuda.

Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim, MA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika dan alumni. Ia mnginformasikan, Pascasarjana UIN Mataram lahir pada hari Selasa, 25 Mei 2010 M lahirnya pada hari Selasa, 25 Mei 2010 dan kini sudah memiliki alumni sebanyak 1.917 dengan rincian S2 Sebanyak 1.818 dan S3 99 alumni. Ia juga menegasakan, diusia 15 ini Pascasarjana sudah banyak melahirkan alumni berkualitas sehingga dengan terbentuknya kepengurusan IKA ini alumni dapat terakomodir untuk menciptakan ukhuwah kolaborasiayah dalam rangka berkontribusi nyata.

“Potensi alumni yang tersebar di berbagai wilayah dan profesi merupakan peluang besar untuk membawa Pascasarjana UIN Mataram semakin eksis dan unggul ke depan, pngukuhan ini merupakan permulaan yang penuh berkah -Bidayatuka Barkatuka-” ujarnya.

Rektor UIN Mataram yang diwakilkan Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I, turut menyampaikan rasa bangganya dengan menyambut baik gearakan dan inisiataif Pascasarjana. Menurutnya, kehadiran IKAPAS menjadi wadah strategis untuk membranding, membangun jejaring, kontribusi keilmuan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Alumni adalah wajah kampus di luar sana. Melalui IKAPAS, kita dapat bersama-sama mengharumkan nama UIN Mataram dengan karya dan prestasi,” tutur Wakil Rektor III.

Warek III menambahkan bahwa jika seluruh alumni bersatu menjadi satu kesatuan, maka dapat membawa pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan UIN Mataram. Sehingga para alumni memiliki peran strategis sebagai Katalisator. Itulah kenapa keberadaan alumni menjadi salah satu penentu dalam akreditasi.

“Para alumni adalah kepanjangan tangan dari kami (kampus) untuk masyarakat luar, sehingga kita perlu menyampaikan semua hal baik kepada alumni tentang kita,” Imbuh Warek III dalam sambutannya.
Beliau berharap para alumni dapat memberikan sumbangsihnya kepada para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di UIN Mataram dengan menjadi motivator dan mentor bagi para mahasiswa. Tidak kalah penting juga menjaga nama baik dan kehormatan almamater di manapun alumni berada.

Prosesi pelantikan pengurus pusat dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III UIN Mataram. Dengan diresmikannya kepengurusan IKA Pascasarjana UIN Mataram priode 2025-2029 kini siap berkiprah sebagai mitra strategis kampus.

Ketua IKA Pascasarjana terpilih, TGH Mujiburrahman, M.Pd yang juga wakil wali kota Mataram, menyampaikan rasa bangga sekaligus tanggung jawab besar yang diembannya. Menurutnya all begining is difficult bahwa setiap hal baru yang kita mulai biasanya terasa berat, menantang, dan tidak mudah dijalani begitu juga yang akan dihadapi dan rasakan kedepannya.

“Sebagai pemula IKAPAS tentu menjadi begining is difficult, namun dengan sami’na wa atho’na dan kebermanfaatan, kami akan sukseskan IKAPAS secara bersama dengan ukhiwah kolaborasiyah. Dan ini akan menjadi wadah kebersamaan sekaligus kontribusi nyata untuk Pascasarjana UIN Mataram. Kami siap memberikan yang terbaik melalui keterlibatan berbagai elemen alumni,” tegasnya.

TGH. Mujiburrahman juga mengisahkan kedekatannya dengan UIN Mataram yang telah terjalin sejak lama. Ia menjadi mahasiswa sejak kampus ini masih berstatus STAIN Mataram pada tahun 1992. Ayahnya pun pernah menjadi dosen di STAIN saat itu. Kini, di usia 56 tahun, ia kembali menempuh pendidikan S3 Studi Islam baru semester satu setelah menyelesaikan S2 Pendidikan Bahasa Arab di UIN Mataram juga.

“Melanjutkan studi di UIN Mataram di usia sekarang menjadi motivasi bagi masyarakat, karena banyak yang kemudian tertarik kuliah di UIN Mataram setelah melihat kami melanjutkan studi. Bahkan anak-anak TK kini sudah mulai bercita-cita kuliah di UIN Mataram. Maka branding positif seperti ini harus kita bangun bersama,” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan temu alumni ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan berbagai program IKAPAS yang mendukung kemajuan Pascasarjana UIN Mataram, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

TGH. Mujiburrahman juga menyampaikan rasa bangganya atas berbagai prestasi mahasiswa Pascasarjana yang menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Ia berharap temu alumni akbar ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan kontribusi ilmiah para alumni kepada mahasiswa baru.

Sebagai penutup, seluruh peserta kegiatan—baik civitas akademika maupun alumni—melanjutkan acara dengan ramah tamah dan makan siang bersama. Suasana keakraban terasa hangat, di mana para alumni saling berbagi kisah dan pengalaman sebagai bagian dari keluarga besar Pascasarjana UIN Mataram.