Pascasarjana UIN Mataram melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim) pada hari ini (Rabu, 07/02/2024) di Aula Pascasarjana lt. 2 gedung akademik. Rapat ini sebagai bentuk evaluasi dan peningkatan akademik yang disesuaikan dengan rincian kerja satker dari turuan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UIN Mataram agar in line dengan kerja institusi (Rektorat).

Rapat dihadiri Direktur Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A didampingi Wakil Direktur Prof. Mohamad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D., Bapak/Ibu Ka. Prodi dan Sek. Prodi di Lingkungan Pascasarjana, Ka. Subag, BPP Keuangan dan staf akademik (tendik) di Lingkungan Pascasarjana UIN Mataram. Sebagai pemateri dari unsur rektorat tampak hadir Ketua Satuan Pemeriksa Internal (SPI) Dr. Gazali, M.H., dan Perencanaan yang diwakili oleh Dwi Aditya Adnan, S.Kom.

Rapat dimulai dengan evaluasi terhadap program-program kegiatan sebelumnya dan program-program kerja yang sedang berlangsung sebagai pertimbangan untuk pengusulan program dan kegiatan pada tahun mendatang. Tahun 2023 mencatat banyak kemajuan yang telah dicapai oleh Pascasarjana.

Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A Direktur Pasacasarjana saat membuka Rapim memberikan arahan berkaitan peningkatan akreditasi prodi karena hampir semua prodi di Pascasarjana UIN Mataram akan melakaukan re-akreditasi tahun 2024.

Direktur juga menyampaikan intruksi Bapak Rektor Pascasarjana yang harus menyumbang minimal 5 (Lima) prodi unggul untuk mensupport Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) UIN Mataram menjadi unggul. Instruksi tersebut menjadi konsen kita di Pascasarjana saat ini untuk merealisaikan meraih minimal 5 (Lima) Prodi Unggul Pascasarjana tahun 2024 ini. Kuncinya kita kerja kolektif kolegial saling bekerjasama menyelesaikan borang yang ideal berbasis tim kerja dengan mengedepankan koordinasi dan konsolidasi dengan pimpinan.

Bapak Direktur menambahkan, kunci lainnya terpenuhinya nilai maksimal pada setiap instrument baik dalam borang akreditasi yang disertai bukti fisik kegiataan berbasis link atau website sekaligus meningkatkan webometrik Pascasarjana agar semakin dikenal dan masuk dalam peringkat perguruan tinggi di Indonesia yang diperhitungkan. Harapan ini bisa terealisasi selain dengan kerja tim yang solid juga harus disertai oleh interpensi anggaran. Dan dalam berbagai kesempatan Bapak Rektor menyampaikan anggaran akreditasi unlimited, bentuk dukungan dan perhatian penuh beliau agar setiap prodi mendapatkan akreditasi unggul.

Lanjut Bapak Direktur bahawa tahun ini kita sudah merealisasikan kegiatan internasional dosen dan mahasiswa diantaranya visiting lecturer bersama Universiti Utara Malaysia (UUM) yang langsung mengampu mata kuliah di prodi Pascasarjana, perogram Double Degree juga bersama UUM, konferensi internasional di Brunei, student mobiliti di Serawak Malaysia dan Eropa yang akan diikuti dosen dan mahasiswa dengan mepresentasikan paper dosen dan mahasiswa yang lulus seleksi. Keterlibatan aktif civitas akademika Pascasarjana juga dalam forum konferensi internasional, seperti Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS), International Colloquium on Interdisciplinary Islamic Studies (ICIIS) maupun Graduate International Conference (GIC).

“Fokus kerja akademik saat ini meraih minimal 5 (lima) prodi unggul yang didukung oleh kegiatan internasionalisasi dan peningkatan webometrik Pascasarjana. Dengan tetap menjaga perogram rutinitas akademik dalam waktu dekat yaitu studium generale, sosialisasi mahasiswa baru, yudisium, temua alumni, visiting dosen, konferensi internasional, seminar internasional dan lainnya. Saya juga mengingatkan untuk lebih produktif lagi publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa kemudin diinventarisir oleh Prodi. Dari itu mohon kerjasama kita semua terlibat dalam semua kegiatan kepascaan terutama kegitan internasional dan tetap menjadi tim Pascasarjana yang solid” harap Pak Direktur.

Berikutnya Wakil Direktur Prof. Mohamad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D. menyampaikan hal-hal yang menjadi materi penting rapat yaitu reakreditasi 6 (enam) prodi (S2 KPI, SS2 ES, S2 HKI, S2 IQT dan S3 PAI), membuat video profil dan update website Pascasarjana semua prodi (webometrik Pascasarjana), rincaian kertas kerja satker tahun 2024, usulan program dari setiap prodi, evaluasi pelayanan dan program akademik, penyelesian program triwulan pertama dan lainnya.

Pak Wadir secara langsung memimpin rapat menyampaikan pentingnya pada kesempatan ini untuk melakukan refleksi atas kegiatan Pascasarjana yang sudah dan tengah berjalan, sebagai pintu awal internasionalisasi dan peningkatan literasi masyarakat atas keberadaan Pascasarjana menuju pengembangan prodi dan meraih prodi unggul di Pascasarjana sesuai yang menjadi target pimpinan.

Dalam pengembangan prodi misalnya Pascasarjana memperoleh izin pembukaan dua program studi baru, yaitu Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) untuk tingkat magister dan Hukum Keluarga Islam (HKI) untuk tingkat doktoral. Kedua prodi tersebut telah mendapatkan status akreditasi dan telah menerima mahasiswa baru tahun 2023. Penambahan prodi baru ini sekaligus meningkatkan jumlah pendaftar Pascasarjana dan menguatkan kompetisi seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Kemudian, pada kegiatan reakreditasi, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) mendapatkan nilai unggul. Ini menambah prodi unggul di Pascasarjana dimana sebelumnya Prodi Magister Hukum Keluarga Islam telah lebih dulu memperolah nilai A (unggul). Prodi lain yang tengah mengajukan reakreditasi dan diproyeksikan untuk unggul pada tahun 2024 adalah Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Doktoral Pendidikan Agama Islam (PAI).

Dalam kesempatan yang sama Ketua SPI yang memberikan penjelasan tentang kompetensi dan tupoksi SPI. Sebelumnya tugas SPI meliputi pre dan post audit, maka kini tugas SPI adalah audit, sebagaimana kerja inspektorat. Sementara dari pihak Perencanaan menjelaskan bahwa perubahan usulan program kerja dan besaran anggarannya bisa diajukan sebagai susulan asalkan disertai reasoning yang kuat, terutama untuk penguatan reakreditasi. Pihak Pascasarjana tengah menetapkan program student mobility ke Serawak dan international student conference di Brunei Darussalam tahun 2024, yang menjadi program unggulan internasionalisasi, disamping lecturer exchange dengan Universiti Utara Malaysia.

Beberapa usulan program kerja baru yang masuk dalam diskusi anggaran dan program kerja adalah penerbitan jurnal di prodi. Pascasarjana sejauh ini memiliki satu jurnal, yaitu Schemata, yang terindeks Sinta 4. Usulan jurnal baru diantaranya, yang paling siap, adalah jurnal El-Mudawana pada Prodi Doktoral HKI yang diproyeksikan menjadi jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus dan/atau WoS. Jurnal ini sudah mendapatkan reviewer dan international editorial board dari empat benua, seperti yang disyaratkan oleh pengindeks bereputasi Scopus.

Selanjutnya para Kaprodi dan Sekprodi melaporkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan melaporkan perkembangan Prodi. Alhamdulillah Raker pimpinan yang dimulai pada pukul 08.00 pagi berakhir pada tengah hari berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan anggota rapat. Rapim ditutup oleh Direktur Pascasarjana dan diakhiri dengan sesi foto bersama.