Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang menjadi tempat kunjungan kedua rombongan Pascasarjana UIN Mataram (Selasa, 30/11) setelah mengunjungi UIN Sunan Ampel Surabaya (Senin, 29/11).

Sebenarnya pada hari yang sama (Selasa, 30/11) UIN Malik Ibrahim Malang melaksanakan wisuda pada pagi hingga siang dan akan dilanjutkan dengan rapat sore harinya. Namun, dalam kesibukan tersebut  demi menjamu tamu Pimpinan Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang meluangkan waktu menyambut kedatangan rombongan Pascasarjana UIN Mataram.Rombongan Pascasarjana UIN Mataram sampai di tempat tujuan jam 14:00 WIB, kedatangan rombongan disambut hangat oleh Dekan, Wakil-Wakil Dekan, Kaprodi, Sekprodi dan Tendik Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang. Yaitu Dr. Sudirman, M.A., Dr. Zaenul Mahmudi, M.A, Dr. Hj. Erfaniah Zuhriah, M.H., Dr. M. Aunul Hakim, M.H., Faridatus Syuhadak, M.HI., Dr. Fakhruddin, M.HI., Musleh Herry, S.H., M.Hum., Ali Hamdan, M.A., Ph.D. dan Tim Akademik Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang.

Kemudian rombongan dipersilahkan memasuki ruangan pertemuan Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang. Dalam pertemuan ini, Dr. Muhammad Thohri, M.Pd. yang memimpin rombongan Pascasarjana UIN Mataram menyampaikan salam dan maaf Bapak Direktur dan Bapak Wadir Pascasarjana UIN Mataram yang tidak bisa hadir bersama kami disini karena adanya agenda lain Pascasarjana yang harus beliau selesaikan. 

Selanjutnya Dr. Muhammad Thohri menyampaikan tujuan kunjungannya ke Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang. “Pascasarjana UIN Mataram sedang dalam pengembangan pengembangan program studi. Saat ini Pascasarjana UIN Mataram mengelola 7 Prodi dengan rincian 6 Prodi Magister (PAI, MPI, HKI, KPI, PBA, ESy) dan 1 Prodi Doktor yaitu PAI. Dan kami berkunjung ke UIN Malik Ibrahim Malang untuk belajar terkait pengembangan program studi, khususnya progran studi S3 Hukum Keluarga Islam (HKI). Kampus kami sedang berencana membuka program studi S3 HKI”. “Kami memilih berkunjung ke Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang karena kami menilai kampus ini cukup akseleratif dan berhasil dalam pengembangan kampus. Apalagi di sini, sudah membuka program studi S3 HKI meski terbilang baru, tapi kami ingin belajar kepada kakak senior karena kakak tertua UIN Mataram adalah UIN Malang yang sama lahir dari UIN Sunan Ampel Surabaya” kata Dr. Muhammad Thohri, M.Pd. menguraikan tujuan kunjungannya bersama 13 anggota rombongannya yang lain.

Dekan Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang, Dr. Sudirman, MA yang baru tiga bulan dilantik (12/8/2021) dalam sambutannya menyampaikan, “Kami berterima kasih sekaligus merasa bangga dan terhormat atas kunjungan rekan-rekan kita dari Pascasarjana UIN Mataram. Membuka progra studi baru itu cukup sulit karena memiliki standar dan syarat yang berat karena kami mengajukan S3 HKI tiga tahun yang lalu dan baru mendapatkan izin di bulan Februari 2021. Setalah keluar izin, maka S3 HKI Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang menjadi S3 HKI ketiga yang ada di Indonesia setelah UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan UIN Raden Intan Lampung”. 

Lanjutnya, dalam pengajuan Prodi baru kita harus menyiapkan sumber dayanya terlebih dulu. Misalnya distingsi program studi yang diusulkan, kurikulum, tenaga dosen minimal 6 orang yang memiliki latar belakang pendidikan yang sesui dengan program studi yang dibuka, Sarana prasarana lainnya. 

Distingsi Prodi baru menjadi hal yang penting untuk diperhatikan karena itu yang akan pertama kali ditanya Asesor saat visitasi awal. Jadi untuk membuka program studi baru kita harus kerja keras. Sementara Kaprodi S3 HKI Fakultas Syariah UIN Malik Ibrahim Malang, menyampaikan pengalaman kerjanya sebagai Kaprodi baru yang dipaparkan dalam slide, seperti data dosen, mata kuliah, dan lainya.