Pada hari Minggu tanggal 25 September 2022, pukul 07.00 sampai dengan 16.00 Wita telah dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Workshop PTK di Ponpes Halimatussa’diah NW Lombok Timuryang dihadiri oleh Tim pengabdian dan para peserta. Tim pelatihan terdiri dari dosen dan mahasiswa serta para peserta terdiri dari guru-guru PAI di Kecamatan Masbagik Lombok Timur yang berjumlah 40 orang ditambah dengan ketua yayasan, kepala sekolah beserta para jajarannya. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru PAI di Kecamatan Masbagik dalam mendesain atau merancang PTK.

Acara ini diawali oleh pembukaan kegiatan sekaligus sambutan dari Ketua Yayasan Ponpes Halimatussa’diah NW Lombok Timur, serta ketua panitia penyelenggara kegiatan workshop PTK. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari kedua narasumber. Adapun semua bahan workshop yang berisi materi diberikan kepada peserta dalam bentuk soft file. Pemaparan materi dibagi menjadi dua sesi berdasarkan pembagian yang telah disepakati oleh kedua narasumber. Bertindak selaku moderator dalam kegiatan ini adalh Dr. Deddy Ramdhani, M.Pd.I. Adapun untuk pemaparan materi sesi pertama dilakukan oleh Prof. Dr. Suprapto, M.Ag. Sesi pertama ini diisi mengenai metode penulisan karya ilmiah secara umum dan pemberian motivasi kepada guru agar semangat untuk menulis dan menjadi guru yang kreatif.

Kemudian untuk pemaparan materi selanjutnya di isi oleh Dr. Ribahan, M.Pd. Sesi kedua terdiri atas beberapa materi yaitu Pengenalan Pengertian PTK, Penggalian Permasalahan PTK, Pendeskripsian Tujuan dan Manfaat PTK, Pengenalan Karakteristik PTK, dan Pendeskripsian Prinsip-Prinsip PTK, Pengenalan Model-Model PTK, Pengilustrasian Desain Umum PTK, dan Penggunaan Instrumen PTK Penyusunan Laporan PTK.

Selanjutnya setelah selesai pemaparan dari kedua narasumber dilanjutkan pada sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta workshop PTK. Sesi tanya jawab ini berlangsung interaktif dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan dari guru yang menunjukkan antusias mereka terhadap materi yang telah diberikan. Para peserta pelatihan penelitian tindakan kelas cukup bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Pertanyaan guru berkisar tentang bagaimana mengarahkan masalah yang muncul dalam pembelajaran menjadi sebuah ide PTK, bagaimana proses tahapan pelaksanaan PTK sampai pada tersusunnya dokumen laporan PTK. Kemudian juga muncul pertanyaaan yang mengarah pada bagaimana implementasi instrumen saat PTK dilaksanakan.

Acara Workshop PTK di Pondok Pesantren Halimatussa’diah NW berlangsung dengan lancar dan membuka ruang bagi para peserta untuk berdiskusi serta bertukar pandangan. Para peserta nampak antusias menyimak materi maupun dalam menyampaikan pertanyaan. Materi-materi yang disampaikan ke peserta merupakan materi yang penting untuk diketahui dan dikuasi. Selain itu, kedua narasumber juga menyisipkan motivasi kepada para guru agar melakukan penelitian tindakan kelas. Pemberian motivasi meneliti penting dilakukan karena kesulitan yang dialami guru dalam melakukan penelitian tersebut bukan hanya disebabkan oleh tidak mengerti teknik dan prosedur penulisan PTK atau tidak ada waktu tetapi disebabkan pula oleh rasa malas meneliti. Metode pemaparan materi dengan cara presentasi menggunakan PPT dan tanya jawab juga mendukung kelancaran kegiatan. Hal ini didukung oleh temuan pengabdian masyarakat sebelumnya bahwa workshop PTK dengan metode presentasi dan tanya jawab efektif dalam meningkatkan pemahaman guru tentang PTK. Situasi ruangan kelas yang nyaman dan fasilitas yang memadai juga turut mendukung terlaksananya kegiatan workshop dengan baik.